Waktu begitu cepat
berlalu
Seiring langkah dalam cerita
Terbayang wajahmu dalam hatiku
Kau adalah kisah yang terindah
Seiring langkah dalam cerita
Terbayang wajahmu dalam hatiku
Kau adalah kisah yang terindah
Apa
kabar orang keren?
Setelah beberapa waktu tidak menulis surat untukmu, akhirnya aku menyerah juga. Menulis untukmu adalah sumber kekuatan yang membawaku entah kemana. Entah magis apa, tetapi memang benar, salah satu sumber kekuatanku hingga saat ini adalah dirimu, sebentar saja aku mengingatmu aku tersadar bahwa banyak hal yang harus aku perjuangkan dan aku menjadi kuat tetiba. Banyak hal yang ingin kukatakan padamu, cinta pertamaku. Sosok yang menumbuhkan segala cinta dikehidupanku. Ah, Sudah berapa kuartalkah yang aku lalui tanpamu? Mengapa masih terasa berat, mengapa masih terasa begitu jelas. Kasihmu masih terasa begitu dekat dan selalu menjadi kisah yang tidak akan pernah lalu.
Setelah beberapa waktu tidak menulis surat untukmu, akhirnya aku menyerah juga. Menulis untukmu adalah sumber kekuatan yang membawaku entah kemana. Entah magis apa, tetapi memang benar, salah satu sumber kekuatanku hingga saat ini adalah dirimu, sebentar saja aku mengingatmu aku tersadar bahwa banyak hal yang harus aku perjuangkan dan aku menjadi kuat tetiba. Banyak hal yang ingin kukatakan padamu, cinta pertamaku. Sosok yang menumbuhkan segala cinta dikehidupanku. Ah, Sudah berapa kuartalkah yang aku lalui tanpamu? Mengapa masih terasa berat, mengapa masih terasa begitu jelas. Kasihmu masih terasa begitu dekat dan selalu menjadi kisah yang tidak akan pernah lalu.
Tajamnya matamu tenangkan hati
Luka hidupmu kau bawa sembunyi
Hangatnya sentuhmu yang penuh cinta
Kau adalah bintang dalam hatiku
Luka hidupmu kau bawa sembunyi
Hangatnya sentuhmu yang penuh cinta
Kau adalah bintang dalam hatiku
Dirimu adalah satu-satunya sosok yang
membuatku tergila-gila akan hujan. Bagaimana bisa aku melupakan itu? Kita pernah
sama-sama menikmati hujan dari balik jendela, aku murung karena banyak hal yang
bisa aku lakukan diluar sana jika tidak hujan tetapi kau memelukku dan
merengkuhku dalam pelukanmu kemudian berbisik “Kita bisa menikmati hujan dari
sini, setiap tetes hujan adalah berkah. Kita harus berbahagia. Lihat! Kawanan bebek
itu bahkan menikmatinya.” Aku berhasil tersenyum dan melihat kawanan bebek itu
bermain dari balik jendela. Setiap tetes hujan adalah berkah! Kalimat yang
membuatku menggilai hujan saat itu, sekarang? Aku hanya bisa tersenyum saat
hujan turun, karena wajahmu yang kuingat pertama kali ketika itu.
Dalam lelahmu masih kau tersenyum
Dalam duka kau belai aku
Dalam sempitmu ajarkanku tegar
Allah s'lalu bersamamu
Oh Allah slalu bersamamu
Dalam duka kau belai aku
Dalam sempitmu ajarkanku tegar
Allah s'lalu bersamamu
Oh Allah slalu bersamamu
Hari liburku identik dengan lagu-lagu The Beatles, tak jarang kau ikut
bernyanyi ditengah rumah dan tanpa ragu kau menarikku ke dalam duniamu dan membuatku
ikut bernyanyi bersamamu. Lelahmu tak pernah kulihat, yang kulihat saat itu
hanyalah sosok yang keren tanpa cela! Katanya, dan memang benar adanya. Suara keren
itu dirimu! Suara yang pertama kali kudengar ketika aku membuka mata dan
kemudian dunia menyambutku. Dari menyanyi lagu beatles sampai mengaji di setiap
subuh. Suaramu akan selalu menjadi suara terkeren di kehidupanku.
Ayah .. ayah terima kasih
Kau beri aku cinta
Ayah.. ayah terima kasih
Ajarkan aku hidup
Kau beri aku cinta
Ayah.. ayah terima kasih
Ajarkan aku hidup
Banyak cerita yang tak akan pernah
usai jika aku mulai berbicara tentangmu, kadang aku harus bisa mengontrol
diriku sendiri agar tak terlalu sering berbicara tentangmu. Bagiku memang
kekuatan, tapi aku hanya melihat wajah iba dihadapanku. Tak usah begitu, ayahku
tetap keren meskipun tidak disini lagi. Dia jadi cinta pertamaku, tanpa rasa
sakit.
NB : surat-surat ini tidak akan pernah berakhir selama
ayah masih dalam ingatanku.
Salam sayang, Salam
rindu,
Anak sulungmu.
Anak sulungmu.
(Terima Kasih Ayah - Opick Feat. Adiba)