Aku selalu resah dengan berisik
di kepalaku
Namun kamu tiba-tiba hadir,
membuat lebih berisik isi kepalaku
Ocehanmu dik, Suara cemprengmu nyatanya berhasil membuatku
terusik
Awalnya aku hanya melihatmu
sebagai adik kelas yang berisik
Tapi aku salah Dik, Kamu
berhasil mengetuk sisi terdalamku
Aku tak lagi terganggu
denganmu,
Aku bahkan ingin tertular virus
ceriamu yang datang dari entah
Tiba-tiba aku ingin keluar dari
kemuramanku dan menjadi dirimu
Menjadi sosok yang menyenangkan
bagi semua orang.
Namun jika tiba-tiba
kegelisahan mengisi harimu
Jangan ragu untuk datang
padaku, dik
Meskipun aku bukan sahabat
baikmu,
Aku akan berusaha menjadi
seorang kakak untukmu
Meskipun dan walaupun aku hanya
siapa dan asing bagimu.
Dik, langkahmu akan dimulai
sebentar lagi.
Selain do’a orangtuamu yang
selalu terpanjat
Diam-diam aku telah lama
menggenggam namamu juga
P.S :
Tulisan ini untuk adik beda
orangtua yang selalu berisik.
Aku sayang kamu meskipun aku judes kadang-kadang.