Percaya love for first sight? bagi yang pernah mengalami ya pasti
percaya dong ya.. untuk saya pribadi masih tanda tanya sih sama teori satu ini
karena belum pernah mengalami. aneh juga teori cinta pada pandangan pertama
ini. bagaimana bisa cinta dengan hanya sekali tatap? umumnya, yang banyak
percaya sama cinta pada pandangan pertama ini adalah lelaki. kenapa? we'll see kebanyakan lelaki jatuh cinta
saat melihat wanita cantik yang hanya lewat sepintas saja. apa itu cinta? tentu
tidak! itu rasa kagum, tetapi bila rasa kagum itu terus berkembang saat ada
pandangan kedua, ketiga dan selanjutnya.. bisa jadi, itu cinta. ya bisa jadi
sih, karena katanya kalo rasa kagum sudah lebih dari dua minggu, itu namanya
bukan lagi kagum. Cinta.. Mungkin.
lalu ada lagi yang bilang, Witing Trisna Jalaran Saka Kulina. kalo
yang ini saya percaya lah ya. Cinta datang karena terbiasa. banyak ko yang
awalnya bilang gak suka tapi lama kelamaan bilangnya udah cinta tuh. loh itu namanya apa?
ya berarti teori satu ini bisa lebih di pertimbangkan lah. Agak akurat dan bisa
di percaya kalo itu cinta. kenapa? iya lah, kalo cinta datang karena terbiasa.
berarti kita telah mengenal dia sedikitnya, tau seteleh itu tertarik. yap,
wajar banget itu namanya! kaya teori satu ini lagi.. biarkan semua berjalan
seperti semestinya, biarkan mengalir seperti air. tsaaaaah... *gibas rambut
terus..terus ada lagi ini. cinta tak harus
memiliki. sebenernya sih ini bukan satu teori. tapi ucapan....pasrah! why? yang menganut(?) teori ini biasanya punya
nasib yang malang (bukan bakso) pertama, bisa aja dia di tolak. terus bilang.
"ya udah lah, cinta gak harus memiliki." atau misalkan dia udah
punya pacar, pasti kalimat yang meluncur tanpa di sadari ya itu. Kalo kalimat
satu ini suatu teori ya mungkin gak akan ada banyak orang yang pacaran, malahan
gak akan ada yang nikah kalo emang cinta tak harus memiliki. jadi cinta itu
harus memiliki dong? ya iyalah--" dengan satu catatan. kata harus disini
bukan merupakan suatu paksaan dari pihak manapun, jadi cinta bisa saling
memiliki ya harus saling mencintai juga kan. iya dong? *halah gue sok tua*
sebenernya sih gak ada yang salah dalam mencintai
semuanya sah-sah aja sih. jadi teori di atas itu emang gak ada yang salah.
banyak kok yang mengalaminya.
oke, jadi teori mana yang kamu percaya?
sepintas saya merasa tua jika menggurui tentang
cinta yang saya juga belum paham betul,banyak salah juga, apa sih itu cinta?
entahlah mungkin bisa tanya ke yang sepuh-sepuh. *loh
ps: abaikan aja postingan ini, mungkin saya
ngetik nya sedang tidur pulas atau, makhluk halus-__-