Jumat, 05 April 2013

Surat Untuk Ayah


Aku masih;sering menyelipkan doĆ” dalam setiap kata, menjejali segenggam rindu diambang kemustahilan.

rindu ini sakit, tapi nyatanya aku telah terbiasa memangku sosoknya dalam setiap kepingan memori yang tersisa di labirin otak ku.
hancur; sudah dari setahun yang lalu hatiku tak pernah utuh kembali. hari ini tepatnya, genap setahun kepergian nya. Naif rasanya, jika aku bilang aku benar-benar telah merelakan nya. tetapi, seseorang membisikiku lewat semangat yang tersirat digurat wajahnya. 
“Bangkit, kamu gak mungkin berkabung selamanya.”
life must go on, kalau kata mereka. iya, mereka yang menjadi sebab senyumku saat ini.

kemustahilan itu tidak ada yang ada hanyalah perjuangan untuk menembus benteng itu, tapi tetap saja namanya mustahil. tidak akan berubah,

selamat jalan ayahku tercinta, hari ini aku hempaskan segala keterpurukan ku. untukmu, untuk mereka, untuk ku. walaupun sebenarnya aku sedikit ingkar dalam hal ini, iya, yah. aku sering tiba-tiba merindukanmu dan berharap kau ada disisiku, yah. ah.. tapi seperti yang kau lihat, aku masih selalu berusaha semampu yang aku bisa. bukan, bukan untuk menutup segala kenangan. tapi mengenang semuanya dengan cara yang lebih indah. 
no matter how long you're gone, you're still my father. and I'm proud have dad like you. I Love you. 
 05 April 2012 - 05 April 2013


 Please watch :))
http://www.youtube.com/watch?v=uduXVpRU71g 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar