Rabu, 23 Mei 2012
"Aku penghuni hati mu"
"apa aku masih bisa jadi penghuni di hatimu ?" seorang wanita terlihat kelu
"apa aku bisa menyingkirkanmu dari hatiku?" si pria malah balik bertanya. mereka berdua tengah berada di salah satu tempat pemberentian bus. gemericik hujan mulai menunjukan wujud nya.bus yang di tunggu untung nya belum datang. memang si wanita harapkan atau bahkan jangan datang sama sekali.
"asal kamu masih bisa menjaga hati kamu, aku gak akan pernah nyingkirin kamu dihati aku." pria itu hanya menatap lurus kedepan. wanita itu menitikan air matanya di balik punggung pria nya. sebenarnya si pria tau bahwa kekasihnya ini sedang menangis tapi dia tak mau membuat suasana pilu ini semakin menjadi. si pria membalikan badan nya.
"aku hanya pergi tiga tahun, dan sesekali aku bisa mengunjungimu. aku tak mau kau menangis seperti itu.jangan cengeng" si pria berusaha se tegar mungkin. dalam persepsinya. dia pergi hanya sebentar.
"Aku tidak cengeng, jaga baik-baik dirimu ya. jangan lupa makan. oh ya mungkin disana akan sedikit lebih dingin.jangan lupa pakai kaus kaki mu saat hendak tidur" si wanita menghapus air mata dari pelipis mata nya. dia tahu bahwa kekasihnya tak suka kalau ia cengeng. si pria hanya mengangguk-ngangguk dan tersenyum "terimakasih" batin nya.
'Kenapa bus nya datang sih' si wanita mengumpat dalam hati.
"Tuh bus nya datang, aku pergi yaa" si pria mengecup sebentar kening kekasihnya. amarah si wanita semakin memburu tanpa pikir panjang ia memeluk erat dada bidang kekasihnya itu.
"kamu boleh kok, cari wanita yang cantik dari aku disana" wanita itu berkata sembari membenahi kerah kekasihnya.
"Aku memang tak banyak bicara. tapi asal kamu tau hatiku menjerit-jerit menerima kenyataan kalau ia harus meninggalkan penghuninya. kalau ada niat aku akan mencari wanita cantik yang lebih dari pada mu. tapi itu tak semudah membalikan telapak tangan . setelah pulang dari sana aku kan melamarmu. ingat apa yang ku katakan. jaga hati mu baik-baik. aku tidak mau sepulang aku dari sana. hati mu hambar dan tidak mau jadi penghuni lagi di hati ku."
"Hati ini akan terus menjadi penghuni di hati mu" singkat tapi meyakinkan satu hal.
akhirnya si pria pergi. dari balik kaca jendela bus. si pria melambai-lambaikan tangan nya.
"aku mohon. aku masih mau menjadi tempat berteduh hatimu. jangan lupakan aku"
Fiksi Story : )
#Much Love
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar