Sabtu, 19 Mei 2012

Tuhan, Ayah ku sudah sampai ?

Tuhan. ayah ku bilang dia akan pergi jauh dengan perjalanan yang sangat panjang. benarkah itu?
kalau itu benar aku ingin menitip pesan dan beberapa permintaan kepadamu. bolehkah? ku harap boleh.

dengan perjalanan yang sangat jauh pasti dia sangat sangat haus. tolong berikan dia minum ya tuhan. aku tau beliau itu cepat haus dan dehidrasi. kalau boleh kasih saja dia air dingin yang menyegarkan pasti dia suka.
 oh ya tuhan. hari ini kan tepat tanggal 20 Mei . dia tau kan sekarang adik ku sedang berulang tahun. dan tadi malam ia sempat melakukan ritual seperti biasa. seperti meniup lilin dan memotong kue.
 ku lihat raut wajah nya berbahagia walaupun begitu aku tau ada sebongkah pilu yang tertahan di hati nya. mungkin beberapa pertanyaan sempat menggentayangi pikirannya.
kenapa ayah tidak memimpin do'a seperti biasanya ?
kenapa ayah tidak mencium pipiku seperti biasanya ?
kenapa ayah tidak memberiku hadiah seperti biasanya ?
mungkin beberapa pertanyaan itu yang keluar di pikiran nya. aku tau itu pasti sangat-sangat sakit. tapi aku tak mau membuat momment bahagianya hancur begitu saja. aku berhasil membuatnya tersenyum ketika ia berusaha membuka hadiah kecil yang baru saja ku berikan. dia sangat senang dengan pemberian ku. tadi nya aku tidak ada niat untuk memberinya hadiah. seperti tahun-tahun yang lalu aku mungkin hanya memberi nya barang yang tidak terlalu spesial. dan ayah selalu memberikan hadiah apa yang adik ku inginkan. tapi mungkin kali ini ayah lupa dan bilang akan pergi jauh jadi biar aku saja yang menggantikan nya ya . :')

Tuhan, beberapa pesan lagi boleh kan ?
katakan saja padanya. anak mu yang satu ini amat sangat merindukannya. aku bosan jika hanya menatap foto besar yang ada di ruang tamu ku. aku ingin sosok asli ayah ku. tapi kurasa permintaan ku yang satu ini terlalu muluk-muluk ya, ? maaf aku memang seperti itu. keinginan ku selalu saja muluk-muluk aku sering merengek manja kepada ayah ku dari dulu, jadi ini memang kebiasaan ku. 
tapi kali ini aku di tuntut untuk bersikap dewasa. oke aku akan berusaha tuhan.
tapi janji ya? penuhi kebutuhan ayahku disana. aku belum sempat membahagiakan nya dengan uang ku. jadi mungkin aku gantikan dengan cara menyebut namanya dalam setiap do'a mudah-mudahan itu akan membahagiakan ayah ku.
oh iyaa, hampir saja lupa. disana ada gitar kan tuhan ? berikan saja padanya dia suka bernyanyi lepas dan sering bernyanyi bersamaku. mungkin disana ia bisa bernyanyi dengan bidadari atau malaikatmu atau siapa saja. yang penting jangan buat dia kesepian. :')


Tuhan, sebenarnya permintaan ku sangat banyak tapi aku malu. mungkin lain waktu aku menulisan lagi permintaanku yaa. aku yakin kau tau ..


:')


Tidak ada komentar:

Posting Komentar