andai aku
bisa berhenti, aku akan berhenti saat ini juga. Ini bukan rencana dan
keinginanku, rasa ini hadir begitu saja sesering pertemuan kita. deru jantungku
tiba-tiba saja tak seperti biasanya, mataku terpaku pada sosok yang akhir-akhir
ini merebut perhatianku. Kamu tertawa dengan teman-temanmu, aku terdiam
melihatmu.
Kamu melihatku, aku menunduk. Hanya itu saja yang terjadi berulang-ulang tidak ada sapaan tidak ada senyuman. Ya, bahkan untuk tersenyum pun rasanya sangat sulit untuk ku, menatap matamu saja lutut ku sudah lemas. Apalagi senyum.
Aku pikir ini hanyalah rasa kagum sementara yang satu atau dua minggu akan hilang, namun seiring berjalan nya waktu ternyata perhatian ku tak bisa lepas dari sosok mu. Aku mencoba memahaminya kembali, mungkin saja ini hanyalah perasaan suka biasa. perlahan waktu mulai menjawabnya. Rasa ini ada dan nyata. Hatiku menyelipkan namamu. Aku sendiri tak pernah mengerti mengapa perasaan ini bisa tumbuh, yang aku tau getaran ini nyata.
Kamu melihatku, aku menunduk. Hanya itu saja yang terjadi berulang-ulang tidak ada sapaan tidak ada senyuman. Ya, bahkan untuk tersenyum pun rasanya sangat sulit untuk ku, menatap matamu saja lutut ku sudah lemas. Apalagi senyum.
Aku pikir ini hanyalah rasa kagum sementara yang satu atau dua minggu akan hilang, namun seiring berjalan nya waktu ternyata perhatian ku tak bisa lepas dari sosok mu. Aku mencoba memahaminya kembali, mungkin saja ini hanyalah perasaan suka biasa. perlahan waktu mulai menjawabnya. Rasa ini ada dan nyata. Hatiku menyelipkan namamu. Aku sendiri tak pernah mengerti mengapa perasaan ini bisa tumbuh, yang aku tau getaran ini nyata.
Ijinkan aku berandai-andai saat ini, ada
kemungkinan terburuk dan ada kemungkinan baik. Aku mengenalmu atau kamu terus mengabaikanku. Hanya dua
kemungkinan itu yang akan terjadi, bahkan aku tak berharap lebih dari itu,
dengan mengenalmu saja kurasa lebih dari cukup. Aku tak ingin berangan terlalu
tinggi, karena aku tak siap untuk jatuh. Dan untuk saat ini, dengan melihatmu
saja sudah menjadi perasaan lega tersendiri setiap harinya. Dengan hadirmu saja
sudah melengkapi hariku. Jadi, akulah pengagum rahasia mu itu.
Jadi teringat masa lalu... :)
BalasHapus