Jumat, 14 Desember 2018

Tentang yang pergi dan tak pernah kembali

Seperti daun-daun tumbuh, kemudian jatuh saat musim gugur. Atau gerombolan burung kolibri yang datang saat musim semi, kemudian pergi mencari langit yang lain.

Aku mempertanyakan kemana perginya mereka... juga dirimu.

Aku terus mengira-ngira tempat apa yang kau singgahi kemudian,
apakah dinding-dinding yang penuh warna, pohon-pohon rimbun atau semak belukar?    

Aku tertinggal, dalam cemas, dalam gelisah dalam warna abu-abu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar